RISALAH SANG DURJANA BAGIAN SEPULUH

Perang adalah sebuah tema lama, tentu. Variasi berbeda setiap zaman. Dan bila ia seperti selalu berulang mungkin karena manusia tak kunjung memahami sifatnya sendiri. Pada 8 April 1873, Belanda mendarat di Pantai Ceureumen di bawah pimpinan Johan Harmen Rudolf Kohler, dan langsung bisa menguasai Masjid Raya Baiturrahman. Kohler membawa 3.198 tentara, 168 para perwira.
Beberapa hari kemudian, perang berkecambuk di mana-mana, ada di Peukan Aceh, Lambhuk, Lampoh U, sampai Lambada, Krueng Aceh. Dipimpin Panglima Polim, Jenderal lapangan dan Sultan Mahmud Syah, Pemimpin komando tertinggi.  Dengan dibantu oleh beberapa kelompok pasukan. Ketika bantuan beberapa ribu orang berdatangan dari Teunom, Pidie, Peusangan dan beberapa wilayah lain, merebut sisa puing Masjid Raya Baiturrahman yang telah dibakar Belanda menjadi tujuan marwah para muslimin.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RISALAH SANG DURJANA BAGIAN ENAM BELAS

RISALAH SANG DURJANA BAGIAN DELAPAN BELAS

RISALAH SANG DURJANA BAGIAN DELAPAN